Minggu, 05 Juli 2015

[Book Review] The Battle of Labyrinth

Title: The Battle of Labyrinth (Percy Jackson and the Olympians #4)
Author: Rick Riondan
Publisher: Disney Hyperion
Paperback
361 pages

WARNING!! SPOILERS FOR THOSE WHO HAVEN'T READ THE FIRST 3 BOOKS

Review for The Lightning Thief (Percy Jackson and the Olympians #1)
Review for The Sea of Monster (Percy Jackson and the Olympians #2)
Review for The Titan's Curse (Percy Jackson and the Olympians #3)

Percy Jackson isn‘t expecting freshman orientation to be any fun. But when a mysterious mortal acquaintance appears on campus, followed by demon cheerleaders, things quickly move from bad to diabolical.

In this latest installment of the blockbuster series, time is running out as war between the Olympians and the evil Titan lord Kronos draws near. Even the safe haven of Camp Half-Blood grows more vulnerable by the minute as Kronos‘s army prepares to invade its once impenetrable borders. To stop them, Percy and his demigod friends must set out on a quest through the Labyrinth‘a sprawling underground world with stunning surprises at every turn. Full of humor and heart-pounding action, this fourth book promises to be their most thrilling adventure yet

~~~

Setelah dikeluarkan dari berbagai sekolah, Percy kini mendapat tempat sekolah lagi dengan ayah tirinya sebagai guru Inggrisnya. Lagi-lagi baru hari pertama, Percy mendapat berbagai masalah. Dimulai dari pertemuannya dengan Rachel Elizabeth Dare, mortal misterius yang memiliki kemampuan melihat menembus The Mist, yang bertemu dengan Percy di buku ketiganya. Kemudian diburu monster yang menyamar disekolahnya.

Untunglah ada Annabeth tetapi gara-gara monster yang ada disekolahnya, hal itu mengharuskan Percy kembali ke perkemahan agar terlindung dari kejaran polisi. Akan tetapi, ada masalah yang lebih buruk lagi, soal keamanan perkemahan. Luke sudah menemukan jalan masuk lainnya untuk menyerbu perkemahan tanpa repot-repot menembus pohon Thalia, yaitu labirin.

Akan tetapi, labirin tersebut menyimpan rahasia lainnya. Jarang ada yang keluar dari labirin tersebut dengan keadaan baik-baik saja. Hanya satu pemandu agar dapat menavigasi labirin agar tidak tersesat, yaitu menggunakan tali Ariadne. Selain itu, Luke juga memiliki rencana lain sebelum menyerbu, ia berencana untuk menemukan Daedalus untuk kepentingannya sendiri. Untuk itu, dijalankanlah sebuah misi yang dipimpin oleh Annabeth untuk menemukan Daedalus dan mendapatkan tali Ariadne sebelum Luke agar ia tidak menyerbu perkemahan. .

Apakah mereka mampu menghentikan rencana penyerbuan Luke dengan mempertaruhkan nyawa mereka? Selain itu, tidak satupun yang tahu apakah Daedalus ini benar-benar masih hidup apa tidak. Ternyata labirin tersebut punya jawaban lain, ayo temukan jawabannya dibuku ini.


62180962120932


Jujur, aku bingung mau menulis review ini bagaimana agar tidak spoiler (semoga saja kalian tidak kespoiler, hehe). Ya, tadi kubilang bahwa bakal blown away. Seperti buku sebelumnya, kisah dibuka dengan aksi kemudian langsung ke masalah yang membuat pembaca menjadi penasaran.

Perkataanku soal seri ini makin lama ceritanya semakin bagus itu masih berlaku. YEP! MEMANG!! Buku keempat ini menyimpan banyak misteri. Aku rasa aksi dan misteri dalam buku ini berjalan dengan seimbang. Sekali lagi, Rick Riordan memang hebat dalam merangkai alur yang berhasil membuatku penasaran dan bertanya-tanya. Karena rasa penasaranku inilah yang membuatku ingin terus membalikkan halaman demi halaman. Penulis juga lihai dalam menggambarkan aksi-aksinya yang berhasil membuat terpukau, jujur saja aku sebenarnya bukan penggemar berat action.

Alurnya berjalan dengan seru. Meskipun di awal masih memunculkan berbagai pertanyaan dan kegiatan di perkemahan, jika kalian melanjutkan membaca, ceritanya berjalan dengan seru. Rintangan yang dihadapinya juga berat. Jadi, untuk kalian yang merasa bosan diawal cerita, tenang kalian tidak sendiri. Di awal cerita aku juga sempat merasa bosan namun, tetap kusarankan tetap melanjutkannya.

Kali ini misi ini dipimpin oleh Annabeth, karena inilah aku bersemangat mengikuti petualangan mereka ini. Mengingat Annabeth ini anak Athena, aku ingin lebih mengetahui bagaimana jalannya misi jika dipimpin olehnya. Apalagi Tyson, karakternya yang semula penakut ini berkembang menjadi sosok yang berani dan kuat. Hal inilah yang membuatku tambah menyukai karakter Tyson ini. Kemudian, ada Grover, satir ini pada umumnya takut sama yang bawah tanah. Namun, Grover tetap mau mencoba dan aku menyukai daya juangnya Grover. Tidak lupa ada Percy, masih sama dengan sebelumnya. Namun ada tokoh lain yang membuatku merasa bersimpati kepadanya, namanya tidak akan kuberi tahu. Mungkin yang sudah baca tahu siapa tokoh yang kubicarakan ini.

Selain itu, ending buku sebelumnya yang juga agak gantung, pertanyaan kalian akan terjawab dibuku ini. Sementara itu, untuk ending buku ini, memang agak gantung juga sih. Tapi tetap happy ending meskipun masih ada masalah lainnya. Justru inilah yang membuatku ingin cepat-cepat membaca buku kelimanya. Ketika menamatkan buku ini aku masih terkesan akan plot twist yang dibuat oleh pengarangnya.

Ya, aku tidak bisa bercerita lebih banyak lagi, sisanya kalian baca sendiri saja biar lebih seru, hehe. Selain lebih seru kalian akan terkesan dengan plot twistnya!! hehe

Rating:
 5/5 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...