Tampilkan postingan dengan label Lauren Oliver. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lauren Oliver. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 Maret 2015

[Book Review] Requiem

Judul: Requiem (Delirium #3)
Penulis: Lauren Oliver
Penerjemah: Prisca Primasari
Penerbit: Mizan Fantasi
Tebal: 488 halaman
Cetakan I, Desember 2014

WARNING!! SPOILERS FOR THOSE WHO HAVEN'T READ THE FIRST 2 BOOKS

Review for Delirium
Review for Pandemonium

Sabtu, 03 Januari 2015

[Book Review] Pandemonium

Pandemonium (Delirium #2)
Penulis: Lauren Oliver
Penerjemah: Vici Alfanani Purnomo
Penerbit: Mizan Fantasi
Tebal: 496 halaman
Cetakan I, Maret 2013


Lena Haloway bersumpah untuk mengubur masa lalunya dan Alex yang penuh kobaran api. Dia kini menjadi bagian dari Invalid dan pemberontak, berbaur dengan Alam Liar, menyusup dalam organisasi anti-deliria di New York. Misinya adalah mengacaukan organisasi tersebut dan mengembalikan perasaan cinta kepada orang-orang yang hidupnya sudah bagaikan mayat berjalan.

Dalam aksinya, Lena bertemu Julian, putra pemimpin organisasi yang masih rentan terkena deliria. Kebersamaan mereka menimbulkan kembali perasaan terlarang itu: cinta. Pada akhirnya, mampukah Lena memilih, antara membiarkan dirinya jatuh di pelukan Julian, mengkhianati cintanya kepada Alex ... atau terbunuh di tengah-tengah kebisingan dan ketidakpastian?

Rabu, 31 Desember 2014

[Book Review] Delirium

Delirium (Delirium #1)
Penulis: Lauren Oliver
Penerjemah: Vici Alfanani Purnomo
Penerbit: Mizan Fantasi
Tebal: 520 halaman
Cetakan I, Desember 2011

Dunia yang dihuni Lena Haloway adalah dunia tanpa cinta.
Cinta adalah sebuah dosa besar.
Sastra dan puisi masuk dalam “Kompilasi Lengkap Kata-Kata dan Ide-Ide Berbahaya.”
Penikmat musik dijebloskan ke penjara.
Tertawa bahagia dianggap melanggar aturan.
Suami-istri, ibu-anak, kakak-adik, hanya sebuah ikatan tanpa kasih sayang.

Binatang. Orang yang jatuh cinta dianggap binatang. 

Lena pun demikian, ketika dia jatuh cinta kepada Alex Sheates. 

Mereka hidup dalam rasa takut hebat, dan hanya menunggu waktu hingga mereka menanggung hukuman

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...