Sabtu, 20 Juni 2015

[Book Review] The Lightning Thief

Title: The Lightning Thief (Percy Jackson and the Olympians #1)
Author: Rick Riordan
Publisher: Disney Hyperion
Paperback, First Edition
377 pages

Percy Jackson is about to be kicked out of boarding school...again. And that's the least of his troubles. Lately, mythological monsters and the gods of Mount Olympus seem to be walking straight out of the pages of Percy's Greek mythology textbook and into his life. And worse, he's angered a few of them. Zeus's master lightning bolt has been stolen, and Percy is the prime suspect.

Now Percy and his friends have just ten days to find and return Zeus's stolen property and bring peace to a warring Mount Olympus. But to succeed on his quest, Percy will have to do more than catch the true thief: he must come to terms with the father who abandoned him; solve the riddle of the Oracle, which warns him of betrayal by a friend; and unravel a treachery more powerful than the gods themselves.

~~~

Percy Jackson yang berusia 12 tahun mengalami hal-hal yang aneh ketika sedang field-trip. Salah satunya, ketika guru matematikanya berubah menjadi monster dan ia diberi sebuah pulpen oleh guru sejarahnya. Ternyata pulpen tersebut tidak hanya sebuah pulpen. 

Percy tidaklah hanya manusia, melainkan ia juga setengah dewa. Oleh karena itu, Percy dibawa ke Camp Half-Blood, perkemahan demigod, tempat teraman bagi para demigod dari para monster. Ketika para demigod yang baru berada disana, mereka dibawa ke kabin Hermes sampai orang tua dewa mereka mengklaim, disanalah Percy pertama kali dibawa.

Lagi-lagi baru saja sampai di perkemahan, ia dituduh mencuri petirnya Zeus. Hal ini akan menyebabkan perang antara Zeus dan Poseidon. Namun, Percy saja yang masih belum tahu terlalu banyak, masa ia langsung di tuduh sebagai pencuri petir. Oleh karena itu, Percy harus menjalani misi bersama kedua temannya, Grover dan Annabeth untuk mencegah perang antara Zeus dan Poseidon. Selain itu, ketika ia baru saja sampai di perkemahan, ada masalah lain tentang ibunya. Percy juga tidak tahu kabar ibunya.

Jika bukan Percy, siapa pencuri petir yang sebenarnya? Berhasilkah mereka menjalani misi yang berbahaya tersebut? 


Aku membaca buku ini dalam English version tapi mereview dengan bahasa indonesia. Hayooo yang belum baca Percy, segera dibeli ya!! WORTH IT!! 

Ditulis dengan sudut pandang pertamanya Percy, dilengkapi dengan lelucon-lelucon yang bisa membuat kalian tertawa. Pada awal halaman, kalian menjumpai kalimat pertama yang tidak biasa, Percy menceritakan pengalaman-pengalaman seolah-olah sedang mengobrol langsung dengan pembaca. Tidak hanya lelucon yang membuatmu tertawa, ada sarkasmenya Percy dalam bercerita. Ceritanya saja dimulai dengan kalimat yang tidak biasa, bahkan judul babnya juga bisa membuat pembaca tertawa. Itu yang membuatku suka dengan buku ini. Untuk karakter,  aku suka dengan karakter Percy, Grover, dan Annabeth. Banyak yang kusuka dari karakter-karakter dalam cerita ini. 

Jujur, aku nonton filmnya terlebih dahulu dan aku hanya mengingat intinya bahwa Percy ini dituduh sebagai pencuri petir. Ketika aku membaca dan selesai membacanya, aku sungguh berpikir mengapa aku tidak membaca buku ini lebih awal. Aku berpikir seperti itu karena ceritanya beda jauh dan aku lebih menyukai book-version yang jauh lebih seru. 

Alur yang digunakan cukup cepat karena rasa penasaranku untuk mencari tahu. Selain itu, aksinya juga digambarkan oleh penulis secara detail sehingga seperti menonton film di imajinasi sendiri, hehe. Sungguh beda jauh dan jauh lebih seru pula. Hanya saja mereka membuat cerita penting-penting saja di versi filmnya. Ini juga membuatku sangat menikmati dengan aksi yang seru yang tidak ditampilkan di filmnya. Hal inilah yang membuatku menyukai petualangan Percy dalam book-version. Sungguh layak untuk dibaca dan sekaligus membuat pengetahuan akan dewa-dewi yunani kalian bertambah, lumayan kan :)

Bahkan ketika membacanya saja aku sungguh menyukai dunia PJO ini penuh dengan magic! Segera dibeli dan dibaca! Aku jamin kalian akan terhanyut dengan petualangan Percy dkk yang seru. Kalau boleh jujur sih, ketika membacanya aku sempat bosan karena berisi petualangan. Namun, aku tetap melanjutkan karena penasaran dan menyukai ceritanya  Okay, aku rasa aku tidak bisa menceritakan lebih banyak lagi.

Rating:
5/5


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...