Sabtu, 13 Juni 2015

[Book Review] Fortunately, The Milk

Judul: Fortunately, The Milk
Penulis: Neil Gaiman
Penerjemah: Djokolelono
ISBN: 978-602-03-1225-5
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 128 halaman
Cetakan I, 2014

“Aku membeli susu,” kata Ayah. “Aku keluar dari toko pojok, dan mendengar suara aneh seperti ini: dhum… dhumm… Aku mendongak, dan kulihat piringan perak besar menggantung di atas Jalan Marshall.”

“Halo,” pikirku. “Itu bukan sesuatu yang kaulihat setiap hari. Lalu sesuatu yang aneh terjadi.”

Ingin tahu kelanjutan ceritanya? Baca saja petualangan aneh dan ajaib ini, yang diceritakan dengan lucu oleh Neil Gaiman, penulis bestseller pemenang Newbery Medalist. Ilustrasi oleh Skottie Young


~~~


Kisah ini berawal dari seorang anak yang menunggu ayahnya pulang dari membeli susu. Ia menunggu lama sampai-sampai adiknya bertanya "Mengapa Ayah lama sekali?". Untunglah, tidak lama ayah pulang kerumah dan bercerita tentang petualangan yang membuatnya lama sekali kepada anaknya.
"Aku membeli susu," kata Ayah. "Dan ya, aku menyapa Mister Ronson dari seberang jalan yang akan membeli koran. Aku keluar dari toko pojok, dan mendengar suara aneh seolah datang dari atasku, suaranya seperti: dhum… dhumm… Aku mendongak, dan kulihat piringan perak besar menggantung di atas Jalan Marshall."
Dari situlah cerita petualangan si Ayah dimulai dari di culik UFO dan masih banyak petualangan lucu dan aneh yang dialaminya. Penasaran? Ayo, segera dibeli dan dibaca!!



Hai!! Sudah lama aku tidak menulis review lantaran UAS hehe. Aku juga sempat mengalami reading slump yang sangat nyebelin! Selain mengalami reading slump, aku juga menunggu paket bukuku yang 2 minggu baru berada ditanganku-_- Oke, lanjut! Akhirnya aku menyempatkan diri untuk membaca buku ini!! Sungguh, petualangannya kocak dan seru sekaligus absurd...

Dengan buku setebal 128 halaman, aku tidak akan menceritakan banyak apa yang dialami oleh si ayah ini dalam petualangan yang absurd. Aku menyukai buku ini dan ceritanya karena tidak mudah ditebak. Seringkali aku merasa bingung dan pada akhirnya aku mengerti buku ini seiring berjalannya cerita. Itu yang kusukai dari gaya penulisannya Neil Gaiman (P.S. Aku belum membaca satupun buku Neil Gaiman kecuali ini *upss*)

Ketika aku mulai membaca ini aku sempat bingung akan sudut pandangnya. Dan rupanya, sebagian besar cerita ini berfokus pada si Ayah yang sedang menceritakan petualangan yang dialaminya, seperti ia sedang mendongeng.

Buku ini juga dilengkapi ilustrasi dan tulisan yang beragam. Maksudnya beberapa kata ditulis dengan font yang berbeda. Pada akhirnya, aku mengerti mengapa buku ini diberi judul "Fortunately, The Milk". Cocok untuk kalian yang ingin mencari bacaan ringan :)

Rating: 
4/5

2 komentar:

  1. simple banget ya, cuma nunggu ayahnya beli susu aja ternyata terjadi hal yang menakjubkan, belum kesampean punya buku ini ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener banget, hehe. Ayo segera dibeli kak! hehe

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...