Rabu, 26 November 2014

[Book Review] The Night Circus

Judul: The Night Circus
Penulis: Erin Morgenstern
Penerjemah: Berliani Mantili Nugrahani
Penerbit: Mizan Fantasi
Tebal: 610 halaman
Cetakan I, Januari 2013
Bersiaplah memasuki Le Cirque des Reves. Jangan terlalu terkejut karena sirkus ini bukanlah sirkus biasa. Di sini kau bisa menemukan Labirin Awan, khayalan-khayalan yang menjadi kenyataan, sari apel terlezat di dunia, Pohon Permohonan, dan wanita cantik dengan gaun penuh untaian surat cinta.
Dalam Le Cirque des RĂªves pula, Prospero sang Pesulap menjadikan Celia, putrinya sendiri, sebagai ajang taruhan. Prospero mengharuskan Celia untuk bertarung dengan Marco Alisdair, yang merupakan murid dari musuh bebuyutan sang Pesulap. Selama bertahun-tahun, Celia dan Marco berusaha saling menjatuhkan lewat berbagai wahana dan atraksi mendebarkan: panggung ilusi, raven, selubung sihir, api unggun seputih salju, dan binatang-binatang dari kertas.
Namun, kompetisi itu terhambat saat mereka perlahan-lahan saling jatuh cinta. Dan keduanya semakin kewalahan saat sesuatu yang jahat mulai mencelakai, bahkan membunuh orang-orang di sirkus, satu demi satu ....


~~~

Le Cirque des Reves bukan seperti sirkus biasa. Sirkus itu buka petang tutup pada fajar hari dan seperti yang tertera di cover, sirkus itu datang tanpa pemberitahuan. Yep! Sirkus itu tiba-tiba muncul lalu hilang tanpa jejak. Tendanya bernuasa hitam putih. Ketika kamu masuk, kamu bisa mencium aroma sari apel yang enak, ada Pohon permohonan, wanita dengan gaun penuh surat cinta, dan masih banyak lagi. Ketika kamu keluar dari sirkus itu, tentu kamu belom puas karena cukup banyak tenda-tenda di sirkus tersebut. Kamu juga gabisa mengunjungi semua tenda hanya dalam waktu semalam.


Celia, putri dari Hector Bowen atau dikenal dengan nama Prospero, dilatih menjadi pesulap sejak usia 6 tahun untuk ajang permainan. Prospero menggunakan putrinya sendiri untuk mengalahkan Marco Alisdair, lawan Celia dan merupakan murid dari musuh bebuyutannya, Alexander. Keduanya diikat ke dalam permainan ini bertahun-tahun. Permainan ini akan berakhir ketika..... ga mau spoiler ah, hehe! 

Tokoh di novel ini banyak! Selain Celia dan Marco, 
Ada Widget dan Poppet, si kembar Murray yang lahir ketika malam pembukaan sirkus pertama. Uniknya si Widget bisa melihat masa lalu dan Poppet bisa melihat masa depan. 


Tsukiko, Manusia plastik.



Lainie dan Tara Burgess, mereka berperan dalam desain-desain sirkus.Tante Padva, hebat dalam membuat kostum. Pemimpin sirkus, Chanderesh. Ada Mr. Barris juga. Ga lupa juga ketika kamu masuk ke sirkus tentu lewat gerbang depan. Nah di situ ada Jam yang tidak biasa. Jam itu unik dan dibuat oleh Herr Thiesen. Seperti ini jamnya. Keren, ya


Dan... Bailey!!
yang udah baca novel ini pasti tau ini ketika adengan apa :)

Masih ada lagi, sih.

Lanjut!
Seperti yang saya bilang tadi, sirkus ini emang bukan sirkus biasa. Karena setiap pertunjukan disertai sihir juga.Tadinya sirkus itu berjalan dengan baik tapi malah jadi agak kacau ketika Celia dan Marco jatuh cinta. 

Gaya penceritaan tentang peraturan dan aturan permainan di novel ini memang lambat, banyak deskripsi tentang sirkus. Karena pelatih mereka sama-sama ga mau kasih tau lawan mereka masing- masing. Jadi, mereka suruh cari tahu sendiri. Apalagi Alexander dia itu misterius banget, karena pas Marco udah gede, Marco cuman dikasih rumah dan Alexander pergi dari Marco bertahun-tahun. Alurnya juga maju mundur, jadi ntar sudut pandang orang-orang sirkus di tahun 1870-1890an, ntar ke sudut pandang Bailey di awal tahun 1900-an. Awalnya aku bingung kenapa penulis memakai gaya seperti itu, dan pas diakhir aku ngerti.

Novel ini merupakan novel sirkus pertama yang pernah saya baca sekaligus merupakan favorite. Mengapa? Wah! Banyak quotes bagus. Ini salah satunya:
"Bagaimanapun, sihir adalah rahasia dan rahasia adalah sihir, dan sesudah bertahun-tahun sihir diajarkan dan disebarkan, akibatnya pasti buruk.
Quote tersebut diibaratkan kalau kita nyebarin rahasia orang akibatnya udah pasti buruk. Dan juga
"Menurutku, melihat ke depan akan lebih baik daripada menengok ke belakang"
Masih ada sih quote favorite aku. Tapi panjanggggg, di bab Kisah-kisah. Oh ya, si Kembar Murray ini tokoh favoriteku, loh. Entah kenapa hehe.
Tidak hanya peran-peran yang saya sebutkan yang berperan. Tokoh kamu juga ikut berperan. Jadi ada beberapa bab yang menceritakan tentang kamu yang juga ikut mengelilingi sirkus dan ikut menikmatinya. Munculnya pohon permohonan, wanita dengan gaun penuh surat cinta, dll juga diceritakan satu-satu.That's the reason why I love this book!

Jujur, awalnya aku ragu-ragu beli novel ini pas di bulan Juni yang waktu itu di mizanstore.com ada buku-buku murah termasuk ini. Karena banyak yg bilang bosenin lah ini itulah takutnya aku males nyelesain buku ini. Akhirnya beli juga pas IIBF 2014 kemarin dengan harga Rp30.000,- kenapa? Ga ada salahnya coba novel tentang sirkus sapa tau juga ikut kebawa suasana. Eh iya bener! Aku ga nyesel! Buku ini bagus!!!!!!!!
Denger-denger,novel ini mau dibikin film! Waw!!!!! pastinya akan keren! Ga sabar deh :)

Tentang covernya, jujur aku lebih suka cover aslinya soalnya, covernya lebih cocok menggambarkan suasana sirkus yang hitam putih.


Aku rekomen buku ini sama pembaca yang sabar dan suka berimajinasi. Mind Blowing, deh pokoknya. Selesai baca ini sebenernya saya masih bingung kok duelnya gitu? Tapi yasudahlah.


Rating: 4/5


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...