Kamis, 14 Mei 2015

[Book Review] Daughter of Smoke and Bone

Judul: Daughter of Smoke and Bone
Penulis: Laini Taylor
Penerjemah: Primadona Angela
Penerbit: Gramedia
Tebal: 488 halaman
Cetakan I, September 2012

Pada zaman dahulu,
seorang malaikat dan iblis jatuh cinta.
Kisah cinta mereka tidak berakhir indah.

Langit terbelah dan banyak sosok asing berwajah rupawan turun ke bumi, menyembunyikan sayap api mereka dalam ilusi agar bisa berbaur dengan manusia. Birai-birai pintu di penjuru dunia mereka tandai dengan cap tangan hitam yang melesak terbakar pada kayu atau logam.

Sementara itu, di suatu tempat di Praha, Karou, gadis 17 tahun, siswa sekolah seni di Praha, menjalani kehidupannya yang tampak normal. Tetapi ia selalu membawa-bawa buku sketsanya yang berisi gambar monster-monster aneh dan menyeramkan––chimaera yang merupakan makhkluk terdekat yang ia punya sebagai keluarga.

Kehidupan Karou akan berubah dalam semalam. Tanpa ia sadari, peperangan antardua dunia yang kejam akan melibatkan dirinya
~~~

Karou, gadis usia 17 tahun, siswa sekolah seni di Praha menjalani kehidupannya yang normal, bersekolah, membawa buku sketsanya, ia senang menggambar. Buku sketsanya penuh dengan gambar makhluk-makhluk aneh sampai sahabatnya, Zuzanna menanyakan bagaimana ia dapat inspirasi seperti itu. Tetapi, gambar makhluk aneh di buku sketsanya Karou bukan khayalan, mereka nyata. 
Jika Brimstone dan Issa, Twiga, dan Yasri berkeliaran di luar toko, itulah sebutan para manusia untuk mereka: monster. Setan, barangkali, atau iblis. Mereka menyebut diri sendiri chimaera.
Mereka adalah Brimstone, Issa, Twiga, dan Yasri dan mereka adalah para chimaera yang membesarkan Karou dari kecil. Karou ini hidup di 2 dunia, dimana dia harus menjalani kehidupan normal seperti manusia biasa, tetapi dia juga hidup atas suruhan brimstone. Brimstone ini suka menyuruh Karou pergi kemana saja lewat portal dan Karou harus menjalani perintah Brimstone ini ketika Kishmish, pembawa pesan Brimstone datang.

Hingga suatu hari, ia menemukan jejak tangan terbakar di setiap portal yang ia gunakan. Kemudian ia bertemu Akiva. Namun, Akiva ini merasa Karou ini lain dan merasa Karou mengingatkannya kepada diri seseorang. Hari yang sama juga, ada kejadian yang tidak terduga. Sehingga, Karou tidak bisa menemukan atau menghubungi Brimstone, Issa, Yasri, dan Twiga.

Lalu, siapa sebenarnya Karou itu? Bagaimana nasib Brimstone, Issa, Yasri, dan Twiga tersebut? Kemudian mengapa ada jejak tangan terbakar di setiap portal? Dan ternyata masih ada kebenaran lain yang belum diketahui oleh Karou.



Akhirnya sempat juga membaca buku ini dan sempat menulis reviewnya. Ya, karena aku sibuk mengerjakan tugas ini itu sehingga aku tidak sempat menulis review ini. Dan yang menyebalkan, waktu membacaku hilang karena tugas tersebut. Tapi yang penting aku sudah menyempatkan menulis review hari ini hehe kebetulan libur.

Pertama kalinya aku baca buku karya Laini Taylor dan pertama kalinya juga aku membaca tentang malaikat yang ceritanya tidak mengecewakan atau dibilang aku menyukai ceritanya!! Aku suka banget sama jalan ceritanya.. Ditulis dengan sudut pandang ketiga dan berganti-ganti jadi ntar Karou ntar ganti ke Akiva. Sungguh unik. Mengingat jalan cerita yang mempertanyakan siapa sebenarnya Karou, sehingga dari sudut pandang Karou kita dibuat penasaran sehingga tanpa sadar kita terus membalik halaman demi halaman. Sedangkan dari sudut pandang Akiva kita dibuat ikut merasakan emosi-emosi yang di alami Akiva ini.

Aku suka dengan world building dari buku ini, sungguh unik!! Berbagai deksripsi tentang makhluk-makhluk yang belum pernah kudengar membuatku membayangkan seperti apa rupanya. Dan sungguh buku ini membuatku penasaran dari awal. Cerita ini menggunakan latar tempat yang belum pernah kudengar pula.

Mengenai alur, ceritanya dibagi menjadi beberapa bagian. Pada bagian-bagian pertama kita mengikuti petualangan Karou dan Akiva dan alur berjalan maju. Sedangkan pada bagian terakhir alur mundur kebelakang sehingga kita melihat flashback-flashback yang tentunya bikin gregetan dan penasaran. Sejujurnya, terkadang aku merasa bosan karena buku pertama ini masih menceritakan kehidupan sehari-harinya Karou. Dan aku masih memberikan kesempatan untuk buku keduanya karena aku penasaran akan kelanjutannya dan banyak yang bilang kalau makin kebelakang makin seru. So excited!!

Dan tentu saja aku sangat menyukai cover versi gramedia ini. Simple dan keren!! Mengingat deksripsi tentang tempat-tempat dan makhluk-makhluk yang unik, aku akan sangat senang jika buku ini dijadikan film :)

"Permohonan itu palsu. Harapan itu nyata. Harapan menciptakan sihirnya sendiri"
Rating:
4.5/5

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...