Selasa, 22 Maret 2016

[Book Review] Crown of Midnight

Title: Crown of Midnight (Throne of Glass #2)
Author: Sarah J. Mass
Publisher: Bloomsbury
418 pages
Year of publication: 2014 (Paperback version)


Warning! SPOILER for those who haven't read the first book! 

An assassin's loyalties are always in doubt but her heart never wavers
Assassin Celaena Sardothien won a brutal contest to become the King's Champion. But she is far from loyal to the crown. Though she hides her secret vigilantly, her deadly charade becomes difficult when she realizes she is not the only one seeking justice. No one is above questioning her allegiance—not the Crown Prince Dorian; not Chaol, the Captain of the Guard; not even her best friend, Nehemia, a foreign princess with a rebel heart.
Then, one terrible night, the secrets they have all been keeping lead to an unspeakable tragedy. As Celaena's world shatters, she will be forced to decide once and for all where her true loyalties lie ... and whom she is willing to fight for
 ~~~

Setelah persaingan dan pertarungan yang sengit demi mendapatkan gelar King's Champion, Caelena berhasil memenangkannya. Karena gelarnya tersebut, Caelena harus melaksanakan tugasnya dengan patuh dan tanpa komentar terhadap raja. Dari itu, ia harus melaksanakan kewajibannya dengan nyawa sebagai taruhan. Namun, ada sesuatu yang disembunyikan Caelena, sebuah rahasia yang bahkan bisa mengancam nyawanya.
She stared at him, panting through gritted teeth, her breath coming quicker and quicker before she roared, the sound filling the room, his blood, his world: "You will never be my friend. You will always be my enemy."
Suatu hari, sebuah tragedi terjadi dan mempimpin Caelena ke jalan yang bahaya. Apa yang ia ketahui selama ini, semuanya berbanding terbalik. Semua orang tidak ada yang bisa dipercayakan Caelena. Seiring berjalannya waktu, ia dihadapkan oleh pilihan dimana kesetiaannya berada dengan nyawa sebagai taruhannya. 
“Perhaps the world would never be perfect, perhaps some things would never be right, but maybe she stood a chance of finding her own sort of peace and freedom.”

Wah, sungguh buku yang menakjubkan! Buku ini sudah kuselesaikan sejak bulan Januari kemarin, hanya saja aku terlalu malas untuk mereview dan sedang terkena blogging slump. Jujur saja, awalnya setelah menyelesaikan buku pertamanya, aku ragu-ragu apakah aku harus melanjutkan series ini atau tidak. Namun, apa boleh buat karena aku sudah memiliki buku kedua ini aku memutuskan untuk melanjutkannya. Dan hasilnya sangat sangat puas dan sangat terkejut dengan endingnya.

Pada awal buku ini, harus kuakui aku langsung menyukainya karena begitu kita memulainya, kita sudah langsung disuguhkan oleh action-action yang menegangkan kemudian diikuti sekumpulan misteri yang bahkan sangat membuatku penasaran. Poin ini lah yang membuatku langsung menyukai buku ini pada awal halaman. Action dan misteri-misteri tersebut berlanjut pada bab-bab berikutnya dan di akhir bab kita juga disuguhkan kalimat yang menggantung sehingga dapat membuat pembaca terjaga sepanjang malam hanya untuk membacanya. Tidak hanya itu, pembaca juga mendapat twist-twist yang tidak terduga pada akhir bab, atau bisa dibilang sepanjang kita mengikuti ceritanya pembaca pasti akan dipertemukan dengan twist yang bahkan membuatku speechless dan terkejut. Maka untuk itu, kusarankan pembaca tidak mengintip bagian akhirnya. 

Tidak seperti buku pendahulunya, alur yang digunakan cepat dan setiap alur cerita yang diikuti tidak membosankan. Dan harus kuakui buku ini lebih seru diikuti dibandingkan buku pertamanya. Sama seperti buku sebelumnya, masih ditulis menggunakan sudut pandang ketiga dari berbagai pihak, Caelena, Dorian, Chaol, dsb. Hal yang kusukai adalah masing-masing memiliki pandangan dan pengetahuan, serta apa yang diketahui oleh masing-masing tokoh berbeda satu sama lain sehingga membuatku greget untuk membacanya. 

Selain itu, aku sangat senang untuk karakter Chaol Westfall ini mendapatkan porsi lebih banyak dibandingkan buku pertamanya. Aku sangat senang untuk mengetahui apa yang ia rasakan melalui emosinya. Dan itu membuatku meleleh atas pemikirannya dan tindakannya apalagi terhadap Caelena. Kemudian untuk Dorian, aku agak kecewa karena ia tidak terlalu banyak mendapat bagian namun aku tetap menikmatinya. 

Dalam buku ini, latar tempat yang digunakan lebih luas lagi, disini kita diajak untuk mengenal dunianya lebih luas lagi. Dan aku membayangkan ketika membacanya seperti apa suasananya dan tempatnya seindah apa. Tentunya buku ini juga disuguhkan map untuk mempermudah kita untuk membaca sambil membayangkannya.

Kemudian, endingnya, aku tidak bisa berkata lebih banyak tentang ini dan yang bisa aku katakan adalah THIS BOOK WAS AWESOME. Karena endingnya meninggalkanku dalam keadaan speechless!! Aku belum melanjutkan series ini meskipun aku sudah memiliki buku prekuel dan buku ketiganya namun aku akan melanjutkannya dalam waktu dekat ini. Selain itu aku juga tidak ingin cepat-cepat melanjutkannya karena aku tahu bahwa itu akan meninggalkanku dalam keadaan book hangover.

Secara keseluruhkan aku sangat menikmati buku ini yang penuh dengan misteri, action, dan juga twist yang bahkan tidak bisa kuduga. Selain itu, aku tidak menyesal dengan keputusanku karena melanjutkan series ini. Sangat recommended bagi penyuka fantasi dan bahkan penyuka genre lain. Dijamin akan membuat kalian terkejut dengan twistnya! Bisakah aku memberi rating infinte??

Rating:
 5/5

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...