Tampilkan postingan dengan label 4 stars. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 4 stars. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Maret 2016

[Book Review] Cinder

Title: Cinder (The Lunar Chronicles #1)
Author: Marissa Meyer
Publisher: Square Fish
387 pages
Year of publication: 2013 (Paperback)
Humans and androids crowd the raucous streets of New Beijing. A deadly plague ravages the population. From space, a ruthless lunar people watch, waiting to make their move. No one knows that Earth’s fate hinges on one girl.

Cinder, a gifted mechanic, is a cyborg. She’s a second-class citizen with a mysterious past, reviled by her stepmother and blamed for her stepsister’s illness. But when her life becomes intertwined with the handsome Prince Kai’s, she suddenly finds herself at the center of an intergalactic struggle, and a forbidden attraction. Caught between duty and freedom, loyalty and betrayal, she must uncover secrets about her past in order to protect her world’s future.

Minggu, 14 Februari 2016

[Book Review] Throne of Glass

Title: Throne of Glass (Throne of Glass #1)
Author: Sarah J. Mass
Publisher: Bloomsbury
404 pages
Year of Publication: 2013 (paperback version)
In a land without magic, where the king rules with an iron hand, an assassin is summoned to the castle. She comes not to kill the king, but to win her freedom. If she defeats twenty-three killers, thieves, and warriors in a competition, she is released from prison to serve as the king's champion. Her name is Celaena Sardothien.

The Crown Prince will provoke her. The Captain of the Guard will protect her. But something evil dwells in the castle of glass--and it's there to kill. When her competitors start dying one by one, Celaena's fight for freedom becomes a fight for survival, and a desperate quest to root out the evil before it destroys her world.

Sabtu, 30 Januari 2016

[Book Review] All Our Yesterday + Guess My Santa

Judul: All Our Yesterdays
Penulis: Cristin Terril
Penerjemah: Maria Lubis
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 978-602-03-1576-8
Tebal: 448 halaman
Cetakan I, 2015
Em dipenjara di pangkalan militer rahasia, ditemani oleh suara seorang pemuda di sel sebelahnya dan lembaran instruksi cara melarikan diri yang ditemukannya di saluran air. Hanya Em yang bisa mencegah terciptanya mesin waktu yang akan menghancurkan dunia. Berkali-kali Em mencoba namun gagal. Kini tinggal satu cara yang belum dicobanya… membunuh sang doktor sadis pencipta mesin waktu.
Marina jatuh cinta pada James, sejak mereka kanak-kanak. James si genius tampan yang pemalu dan berasal dari keluarga terkenal tampaknya juga memiliki perasaan yang sama terhadap Marina. Hingga suatu malam, hidup James yang sempurna berubah jadi malapetaka, juga masa depannya bersama Marina. Dengan berbagai cara Marina bertekad melindungi James. Meskipun itu berarti kehilangan nyawanya sendiri.
Em dan Marina kini berpacu dengan waktu untuk menyelamatkan dunia, dan hanya satu dari mereka yang akan selamat.

Minggu, 04 Oktober 2015

[Book Review] Girls in the Dark

Judul: Girls in the Dark
Penulis: Akiyoshi Rikako
Penerjemah: Andry Setiawan
Penerbit: Penerbit Haru
Tebal: 284 halaman
Cetakan IV, Agustus 2015

Apa yang ingin disampaikan oleh gadis itu...?

Gadis itu mati.

Ketua Klub Sastra, Shiraishi Itsumi, mati.
Di tangannya ada setangkai bunga lily.

Pembunuhan? Bunuh diri?
Tidak ada yang tahu.
Satu dari enam gadis anggota Klub Sastra digosipkan sebagai pembunuh gadis cantik berkarisma itu.

Seminggu sesudahnya, Klub Sastra mengadakan pertemuan. Mereka ingin mengenang mantan ketua mereka dengan sebuah cerita pendek. Namun ternyata, cerita pendek yang mereka buat adalah analisis masing-masing tentang siapa pembunuh yang sebenarnya. Keenam gadis itu bergantian membaca analisis mereka, tapi....


Kau... pernah berpikir ingin membunuh seseorang?

Jumat, 21 Agustus 2015

[Book Review] The Throne of Fire

Title: The Throne of Fire (Kane Chronicles #2)
Author: Rick Riordan
Publisher: Disney Hyperion
Paperback
452 pages

WARNING!! SPOILERS FOR THOSE WHO HAVEN'T READ THE FIRST BOOK!

Sabtu, 13 Juni 2015

[Book Review] Fortunately, The Milk

Judul: Fortunately, The Milk
Penulis: Neil Gaiman
Penerjemah: Djokolelono
ISBN: 978-602-03-1225-5
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 128 halaman
Cetakan I, 2014

“Aku membeli susu,” kata Ayah. “Aku keluar dari toko pojok, dan mendengar suara aneh seperti ini: dhum… dhumm… Aku mendongak, dan kulihat piringan perak besar menggantung di atas Jalan Marshall.”

“Halo,” pikirku. “Itu bukan sesuatu yang kaulihat setiap hari. Lalu sesuatu yang aneh terjadi.”

Ingin tahu kelanjutan ceritanya? Baca saja petualangan aneh dan ajaib ini, yang diceritakan dengan lucu oleh Neil Gaiman, penulis bestseller pemenang Newbery Medalist. Ilustrasi oleh Skottie Young

Sabtu, 14 Maret 2015

[Book Review] Requiem

Judul: Requiem (Delirium #3)
Penulis: Lauren Oliver
Penerjemah: Prisca Primasari
Penerbit: Mizan Fantasi
Tebal: 488 halaman
Cetakan I, Desember 2014

WARNING!! SPOILERS FOR THOSE WHO HAVEN'T READ THE FIRST 2 BOOKS

Review for Delirium
Review for Pandemonium

Sabtu, 31 Januari 2015

[Book Review] City Of Bones

Judul: City Of Bones (The Mortal Instruments #1)
Pengarang: Cassandra Clare
Penerjemah: Melody Violine
Penerbit: Ufuk
Tebal: 661 halaman
Cetakan IV, Mei 2013

Selama ini Clary yang hampir berusia 16 tahun, mengira dirinya hanyalah anak seorang pelukis biasa. Tapi sejak ibunya diculik dan Clary sendiri hampir mati oleh serangan iblis, ia terpaksa masuk ke dalam dunia baru yang gelap sekaligus menawan, yaitu Dunia Bayangan.

Ternyata sejak ribuan tahun yang lalu, hanya kaum Nephilim (manusia keturunan malaikat) yang membasmi iblis demi melindungi manusia. Mereka disebut Pemburu Kegelapan. Salah satunya adalah Jace yang kasar, sombong, dan luar biasa menyebalkan. Tapi justru itulah yang membuat cowok berambut keemasan itu lebih menggemaskan. Lagipula, bagaimana Clary bisa tahan kalau ada cowok yang selalu siap menerjang iblis, vampir, bahkan manusia serigala demi melindunginya?

Lalu mengapa iblis mengincar seorang gadis biasa seperti Clary? Bagaimanakah tiba-tiba Clary mendapatkan "penglihatan", sehingga kini ia bisa melihat peri, warlock, dan nephilim? Para Pemburu Bayangan pun benar-benar ingin mengetahuinya…

Kamis, 25 Desember 2014

[Book Review] Shadow and Bone

Shadow and Bone (The Grisha #1)
Penulis: Leigh Bardugo
Penerjemah: Ambhita Dhyaningrum
Penerbit: Mizan Fantasi
Tebal: 352 halaman
Cetakan I, Juni 2013
Terkepung musuh, Negara Ravka yang pernah berjaya, saat ini terbagi dua oleh wilayah terselubung kabut kegelapan penuh monster pemburu daging manusia. Nasib Ravka berada di pundak seorang pengungsi kesepian, Alina Starkov.

Yatim piatu, kesepian, dan merasa tidak istimewa, hidup Alina bernar-benar suram jika saja tak ada Mal, satu-satunya sahabat Alina yang tersisa. Ketika resimennya diserang di Shadow Fold, sahabatnya terluka parah. Semua yang ia miliki nyaris terenggut darinya.

Alina dibawa ke istana untuk dilatih sebagai anggota Grisha, pasukan sihir pimpinan Sang Kelam yang misterius. Sang Kelam percaya bahwa di balik masa lalunya yang mencekam, Alina memegang kunci yang bisa membebaskan negaranya dari peperangan. Namun, itu berarti Alina harus berpisah dengan Mal.

Dengan kegelapan yang terus membayangi dan seluruh kerajaan bergantung pada kekuatannya, Alina harus berhadapan dengan rahasia Grisha … dan rahasia hatinya.



Senin, 15 Desember 2014

[Book Review] Under The Never Sky

Under The Never Sky (Under The Never Sky #1)
Penulis: Veronica Rossi
Penerjemah: Dina Begum
Penerbit: Mizan Fantasi
Tebal: 496 halaman
Cetakan I, September 2014

Dunia berada di ambang kehancuran, langit bergejolak terus oleh badai Aether. Dalam dunia kacau balau ini, umat manusia terbagi menjadi dua kelompok yang saling memandang rendah: mereka yang berlindung di dalam Pod disebut Tikus Mondok, dan mereka yang sanggup bertahan di alam terbuka disebut Kaum Buas.

Takdir mempertemukan Aria, si gadis Tikus Mondok, dengan Perry, pemuda dari Kaum Buas. Mereka saling benci, tapi juga saling membutuhkan. Aria memerlukan bantuan Perry untuk menemukan ibunya, sedangkan Perry memerlukan bantuan Aria untuk menemukan keponakannya. Perjalanan mereka penuh bahaya. Bukan hanya terpajan badai Aether, mereka juga dikejar-kejar oleh kaum kanibal. Akankah mereka berhasil menemukan apa yang dicari, apalagi keduanya kini sama-sama terbuang? Dapatkah mereka bertahan hidup di dunia yang ganas dan liar, di bawah langit yang menghunjamkan petir demi petir?


Jumat, 05 Desember 2014

[Book Review] Divergent

Divergent (Divergent #1)
Penulis: Veronica Roth
Penerjemah: Anggun Prameswari
Penerbit: Mizan Fantasi
Tebal: 543 halaman
Cetakan II, Oktober 2012

Satu pilihan, menentukan apa yang harus kau percaya
Satu pilihan, memastikan siapa yang kau turuti, selamanya


Chicago, usai perang nuklir yang menghancurkan dunia. Pada usia 16, setiap orang harus mengambil pilihan yang akan menentukan seluruh jalan hidupnya.


Beatrice memilih meninggalkan Faksi Abnegation yang tanpa pamrih untuk bergabung dengan para pemberani di Faksi Dauntless. Meninggalkan orangtuanya, membuang namanya untuk hidup bersama faksi yang baru. Beatrice menjadi Tris, berharap menemukan jati dirinya bersama para Dauntless. Namun, Tris harus lulus inisiasi terlebih dulu agar bisa diterima. Tak ada jalan kembali. Tak lulus inisiasi berarti Tris akan bergabung dengan orang-orang yang terbuang. Hidup menggelandang.

Berhasilkah ia bertahan di komunitas yang kadang kebrutalan dianggap sama dengan keberanian?



Sabtu, 29 November 2014

[Book Review] The Selection

The Selection (The Selection #1)
Penulis: Kiera Cass
Penerjemah: Nina Setyowati
Penerbit: Bentang Belia
Tebal: 422 halaman
Cetakan II, September 2012

Semua gadis di sini menginginkannya, kecuali aku.

Semua gadis di sini ingin merebut hatinya, kecuali aku.
Semua gadis di sini ingin berdiri di sana sebagai putri raja, kecuali aku.

Yang kuinginkan hanyalah hidup bersama Aspen, pujaan hatiku, cinta pertamaku. Jika bukan demi keluargaku, aku tak mungkin mau melakukannya.
Demi Tuhan, aku tidak mau ikut Seleksi konyol itu, memperebutkan seorang pangeran bodoh di dalam istana sana. Mereka menjanjikan berbagai hal yang menyilaukan bagi kami kasta bawah. Harta, tahta, dan kehidupan yang lebih dari layak.
Tapi, apa mereka punya cinta? Apa pangeran Maxon nanti akan bersikap baik? Gimana dengan Aspen? Kenapa Aspen justru ikut memaksaku masuk ke dalam permainan itu? Haruskah aku menghadapi ketakutan ini sendirian?

Rabu, 26 November 2014

[Book Review] The Night Circus

Judul: The Night Circus
Penulis: Erin Morgenstern
Penerjemah: Berliani Mantili Nugrahani
Penerbit: Mizan Fantasi
Tebal: 610 halaman
Cetakan I, Januari 2013
Bersiaplah memasuki Le Cirque des Reves. Jangan terlalu terkejut karena sirkus ini bukanlah sirkus biasa. Di sini kau bisa menemukan Labirin Awan, khayalan-khayalan yang menjadi kenyataan, sari apel terlezat di dunia, Pohon Permohonan, dan wanita cantik dengan gaun penuh untaian surat cinta.
Dalam Le Cirque des RĂªves pula, Prospero sang Pesulap menjadikan Celia, putrinya sendiri, sebagai ajang taruhan. Prospero mengharuskan Celia untuk bertarung dengan Marco Alisdair, yang merupakan murid dari musuh bebuyutan sang Pesulap. Selama bertahun-tahun, Celia dan Marco berusaha saling menjatuhkan lewat berbagai wahana dan atraksi mendebarkan: panggung ilusi, raven, selubung sihir, api unggun seputih salju, dan binatang-binatang dari kertas.
Namun, kompetisi itu terhambat saat mereka perlahan-lahan saling jatuh cinta. Dan keduanya semakin kewalahan saat sesuatu yang jahat mulai mencelakai, bahkan membunuh orang-orang di sirkus, satu demi satu ....


Minggu, 09 November 2014

[Book Review] Tempest

Embedded image permalink
Judul: Tempest
Pengarang: Julie Cross
Penerjemah: Angelic Zai Zai
Penerbit: Mizan Fantasi

Tahun 2009. Jackson Meyer, 19 tahun, pemuda normal. Dia kuliah dan mencintai Holly. Hanya satu bedanya … dia bisa melintasi waktu. Tetapi tak seperti di film-film, tak ada yang berubah di masa kini setelah dia melompat ke masa lalu. It’s all just for fun. Tapi tiba-tiba, muncul orang-orang asing yang meneror hidup Jackson. Holly tertembak dan terluka parah saat melawan mereka. Dalam kepanikan, Jackson melompat mundur ke masa lalu.

Tahun 2007. Jackson terjebak, tidak bisa kembali ke masa depan. Atau benarkah demikian? Masihkah ada cara baginya untuk menyelamatkan Holly dan memperbaiki semua kekacauan?

[Book Review] Clockwork Angel

Clockwork Angel (The Infernal Devices #1)
Pengarang: Cassandra Clare
Penerjemah : Melody Violine
Penerbit: Ufuk
Tebal: 641 halaman
Cetakan I, Maret 2011

SIHIR MEMANG BERBAHAYA TAPI CINTA TETAP LEBIH BERBAHAYA 

 Pada zaman Victoria, Tessa Gray yang berusia enam belas tahun menyeberangi samudera untuk menemui kakak laki-lakinya di Inggris. Sesuatu yang mengerikan sedang menantinya di Dunia Bawah London, di mana vampir, warlock, dan makhluk gaib lainnya berjalan diam-diam di jalanan yang diterangi lampu gas. Hanya para Pemburu Bayangan, ksatria yang mengabdi untuk menyingkirkan iblis dari dunia, yang menjaga keteraturan di tengah kekacauan. Tanpa teman dan diburu, Tessa berlindung kepada para Pemburu Bayangan di Institut London. Tessa segera tertarik dengan dan terkoyak di antara dua sahabat. Ada James, yang ketampanan rapuhnya menyembunyikan rahasia mematikan. Lalu ada Will, yang bermata biru, dengan kejenakaan tajamnya dan suasana hatinya yang cepat berubah-ubah membuat semua orang menjaga jarak... semua orang, benar, kecuali Tessa. Dapatkah Tessa menemukan kakaknya? Kenapa Tessa diincar oleh Magister yang misterius? Akankah Will membiarkan Tessa memahaminya sebelum gadis itu luluh oleh kehangatan sahabatnya?


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...